Inovasi Kejuruan

Nama: Gilang Rafiqa Sari

NIM: 233157716614

Kelas: Teknik Ketenagalistrikan 

Konsep Dasar Kreativitas dan Inovasi


Apa Itu Inovasi Kejuruan?






Kreativitas dan Inovasi dalam Pembelajaran




Dalam kehidupan sehari-hari, kreativitas dan inovasi biasa dilakukan banyak orang pada berbagai aspek kehidupan untuk menciptakan perubahan yang positif, dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas, dan membantu masyarakat mencapai potensi mereka secara optimal. Pada era revolusi industri 4.0 perubahan dalam berbagai aspek kehidupan 2 mengalami percepatan luar biasa, oleh karena itu kemampuan kreativitas dan inovasi menjadi semakin penting dalam memecahkan berbagai masalah dan menghasilkan solusi dalam menghadapi tantangan kehidupan yang juga terus berkembang dan semakin kompleks. Dengan memahami konsep kreativitas dan inovasi secara mendalam dan menyeluruh, para mahasiswa diharapkan akan menjadi guru kejuruan yang kreatif dan inovatif di dalam melaksanakan tugasnya memfasilitasi peserta didik.

Masganti, dkk., (2016:30) menjelaskan bahwa “menurut beberapa pakar Psikologi, kemampuan kreativitas merupakan ciri kepribadian yang menetap pada lima tahun pertama dari kehidupan. Sigmund Freud (1856- 1939) menjelaskan bahwa proses kreatif dari mekanisme pertahanan (defense mechanism) merupakan upaya tidak sadar untuk menghindari kesadaran mengenai ide-ide yang tidak menyenangkan atau yang tidak dapat diterima (lihat “Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini: Teori dan Praktik, Masganti, dkk.). Artinya, bahwa setiap individu memiliki kemampuan kreativitas bawaan yang dapat melahirkan ide-ide atau gagasan untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi. Tidak setiap ide atau gagasan akan berguna dan efektif dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, oleh karena perlu proses lebih lanjut bagaimana 4 mewujudkan gagasan atau ide itu agar betul-betul bermanfaat dan efektif menjadi solusi penyelesaian masalah yang dihadapi. Solusi itulah yang kemudian disebut inovasi atau sesuatu yang baru, yang belum ada sebelumnya. Atau setidaknya merupakan pembaruan atau penyempurnaan dari yang sudah ada.

Hasil Diskusi Pemanfaatan Teknologi AR dalam Pengenalan Komponen Kelistrikan

Pemanfaatan AR dalam Pembelajaran Kejuruan

Kelompok 1 Topi Putih
Kendala:

1.       Fasilitas sekolah kurang memadai

2.       Kompetensi guru perlu di tingkatkan tentang penggunaan AR

Harapan:

1.       Pemerintah dapat memfasilitasi kebutuhan

2.       Pengembangan berlanjut dengan pemanfaatan VR

Kelompok 2 Topi Hitam

1.       Infrastruktur Teknologi yang Terbatas: Beberapa sekolah atau wilayah mungkin belum memiliki infrastruktur teknologi yang memadai untuk mendukung penggunaan AR. Koneksi internet yang lambat atau tidak stabil dapat menjadi hambatan.

Solusi: Perlu dipertimbangkan untuk menyediakan opsi alternatif atau memastikan bahwa siswa dengan keterbatasan aksesibilitas tetap dapat mengakses materi pembelajaran tanpa terlalu tergantung pada teknologi AR. Selain itu bisa diusulkan mengenai penyediaan jaringan internet.

2.       Kesulitan Pengembangan Konten: Membuat konten AR yang berkualitas memerlukan keterampilan teknis yang mungkin tidak dimiliki oleh semua pengajar. Proses pengembangan konten AR yang rumit dapat memakan waktu dan sumber daya.

Solusi: Mengusulkan dana pembuatan serta dilakukan perencanaan pembuatan jauh-jauh hari.

3.       Adanya penyelewengan penggunaan HP sebagai akibat dari menggunakan HP dikelas, contohnya saat menggunakan aplikasi penunjang belajar siswa malah mainan HP dan tidak fokus ke pembelajaran.

Solusi: guru bisa lebih mengatur kelas agar siswa bisa tetap fokus pada pembelajaran dengan memberikan fun fact, dan guru bisa lebih mengawasi dengan melihat progres belajar siswa.

4.       Penggunaan AR memiliki keterbatasan penggunaan dalam pembelajaran, contohnya selain mata pelajaran yang berkaitan dengan desain kelistrikan (ada komponen dan wiring) tidak bisa digunakan contohnya K3LH, dsb.

Solusi: pada mata pelajaran lain bisa menggunakan aplikasi yang berbeda, dan bisa juga dengan melakukan kunjungan industri.

Kelompok 3 Topi Merah

Perasaan tentang tugas ini:

Perasaan kami tentang tugas ini bakalan menyenangkan dan seru, Karena dengan aplikasi AR kita lebih bisa memvisualisasikan detail komponen tanpa ada komponennya secara nyata. Selain itu, peserta didik bisa lebih mudah dan mengerti kegunaan teknologi AR dalam penyelesaian tugas pada pembelajaran.

Soal: Apakah ada ketakutan atau kekhawatiran dalam menyelesaikan teknologi pembelajaran yang baru yang diusulkan?

Pemanfaatan teknologi AR ini membantu guru dalam penyampaian  materi terkait pembelajaran. Kita harus mengikuti perkembangan teknologi di bidang pendidikan melalui AR. Sehingga kita tidak merasa khawatir terhadap kegunaan teknologi AR.

Kelompok 4 Topi Kuning

Manfaat AR dalam pembelajaran:

1.       Meningkatkan motivasi belajar siswa dengan tampilan yang menarik

2.       Mempermudah proses pengenalan komponen listrik dalam pembelajaran baik secara daring maupun luring

3.       Meningkatkan pemahaman konseptual pada media atau bahan ajar yang akan dipelajari

4.       Memberikan pengalaman hands on walaupun tidak memegang langsung

5.       Membuat pembelajaran lebih menarik

Kelompok 5 Topi Hijau

1.       Identifikasi tujuan pembelajaran

2.       Pilih platform dan alat AR

3.       Mengembangkan konten AR

4.       Integrasi konten dengan materi pembelajaran

5.       Sosialisasikan kepada peserta didik cara penggunaan AR

6.       Guru memberikan aktivitas pembelajaran yang memanfaatkan AR

7.       Evaluasi dan umpan balik

8.       Perbarui konten secara berkala

9.       Dukungan teknis. Peserta didik dan guru memiliki akses yang mudah

10.    Evaluasi hasil pembelajaran 

Kelompok 6 Topi Biru
Kesimpulan

1.       Teknologi AR sangat cocok digunakan untuk pembelajaran memvisualisasi suatu alat atau benda secara real.

2.       Teknologi AR sangat bermanfaat terutama dari segi keselamatan karena AR dapat memvisualisasikan benda yang berbahaya.

3.       Dengan menggunakan AR pembelajaran yang dibawakan menjadi lebih menarik bagi siswa karena siswa dapat mengetahui dan melihat langsung alat atau benda yang sedang di pelajari.

4.       Harapan besar bagi kami akan ikut andilnya pemerintah dalam pengembangan teknologi AR untuk pembelajaran.

Komentar